Wisata Gunungkidul Booklet Digital alih format buku "Welcome to Gunungkidul Jogja" berisi informasi obyek wisata Gununkidul terbaru tahun 2016 terbitan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunungkidul. Panduan pariwisata interaktif flip page dengan cover penari dan wisata snorkeling Pantai Sadranan siap diakses kapan pun dan dimana saja secara mudah via gadget Anda.
Booklet wisata telah dimodifikasi dengan
dilengkapi link peta lokasi obyek wisata Gunungkidul dengan cara klik
gambar yang ada di dalamnya. Contohnya foto Goa Pindul ketika diklik akan terbuka halaman peta Lokasi Goa Pindul dalam Google Maps.
Peta
lokasi obyek wisata Gunungkidul seperti Pantai Pok Tunggal, Pantai
Nglambor, Pantai Kukup, Pantai Ngobaran - Nguyahan - Ngrenehan, Pantai Timang, Pantai Jogan, Pantai Siung, Pantai Baron - Kukup - Krakal, Pantai Wediombo, Embung dan Gunung Nglanggeran, Air Terjun Sri Gethuk,
Kalisuci, Goa Jomblang, Goa Cokro dan tempat wisata lain akan mudah
ditemukan hanya dengan klik foto yang tersedia. Selanjutnya telusuri
tempat, letak koordinat GPS, deskripsi, dan rute perjalanan menuju
lokasi.
Obyek Wisata Gunungkidul yang disajikan dalam buku panduan atau booklet pariwisata meliputi berbagai wisata alam pantai, embung, kawasan Gunungsewu Unesco Global Geopark dengan berbagai geowisata menarik, gunung, goa, air terjun, desa wisata, atraksi kesenian tradisional, wisata budaya dan sejarah, hotel dan penginapan, restauran, daftar pusat oleh-oleh, biro wisata, peta wisata Gunungkidul, souvenir dan kerajinan khas, industri kerajinan dan cindera mata, serta event wisata Gunungkidul tahun 2016. Booklet bisa diakses melalui link bergambar pin Gunungkidul berikut:
DP BBM Animasi bergerak atau animasi dp bbm gif berisi kumpulan gambar animasi bergerak format .gif tentang wisata dan pariwisata Gunungkidul Jogja, logo city branding, map atau peta, pin, otw tema Gunungkidul. Siap dipasang sebagai dp bbm di perjalanan saat menuju rute atau berada di lokasi obyek wisata Gunungkidul. Silakan disimpan dengan klik kanan gambar dan Save As di komputer, ponsel android, BB atau gadget Anda.
Christi Colondam merilis single kedua lagu Itu Aku yang pernah dipopulerkan Sheila On 7. Menariknya, lokasi pengambilan gambar video clip Christi Colondam lagu Itu Aku ada di pantai Wediombo dan Watu Lumbung Gunungkidul Jogja. Mantan penyanyi cilik di tahun 90-an dan Miss Cellebrity SCTV ini membawakan lagu ciptaan Eross Candra yang diaransemen ulang bernuansa pop sentuhan bossanova dan terdengar lebih ceria. Pas dengan pemandangan indah pantai Wediombo dan Watu Lumbung.
Pantai Watu Lumbung atau tertulis juga Watulumbung terletak Desa Balong tidak jauh dari kawasan wisata pantai Wediombo di Desa Jepitu Kecamatan Girisubo Gunungkidul Yogyakarta. Kedua pantai tersebut dikelilingi bukit dan bebatuan unik. Panorama alam semakin cantik di kala sore hari saat hadirnya sunset. Laguna di Pantai Wediombo pernah juga dipakai syuting video clip grup band asal Jogja, Endang Soekamti dengan judul lagu “Luar Biasa”.
Yuk simak cerianya Christi Colondam di video klip “Itu Aku” Cerita seputar pembuatan videonya silakan kunjungi halaman berikut: http://www.vidio.com/users/warner/channels/278041-christi-colondam-webpisode-ituaku
Pantai Watu Lumbung atau tertulis juga Watulumbung terletak di Desa Balong Kecamatan Girisubo Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Koordinat GPS lokasi wisata pantai Watu Lumbung 8°11'9"S 110°42'1"E lihat peta google maps di akhir posting.
Pantai Watu Lumbung memiliki ciri terdapat batu unik menyerupai lumbung padi. Rute menuju lokasi bisa ditempuh tidak jauh dari pertigaan masuk Pantai Wediombo (sebelum area parkir) menuju jalan ke arah barat atau arah menuju Gunung Batur. Posisinya terletak di barat kawasan Wediombo atau timur Gunung Batur. Pantai ini biasa digunakan untuk memancing, bahkan bisa untuk snorkeling.
Rute Menuju Pantai Watu Lumbung Jogja - Piyungan - Patuk - Sambipitu - Lanud TNI AU Gading - Siyono - Wonosari - Semanu - Pertigaan setelah jembatan Jirak ke kanan - Lapangan Tri Wana Sakti Semanu lurus - Panggul, Candirejo - Pertigaan timur lapangan Cuwelo ke kanan (selatan) - Pertigaan pasar Jepitu ke kanan (selatan) menuju Pantai Wediombo - Pertigaan sebelum masuk kawasan Wediombo belok kanan terus belok kiri - Pantai Watu Lumbung
Wisata baru Gunungkidul yang menawarkan petualangan dan pengalaman seru kini kembali hadir. Drini Beach Snorkeling yaitu salah satu lokasi dan spot wisata snorkeling Gunungkidul yang terletak di kawasan Pantai Drini tepatnya di Desa Banjarejo Kecamatan Tanjungsari Gunungkidul Jogja. Pengunjung bisa melakukan aktivitas penyelaman di permukaan dengan pemandangan di bawah atau dalam air berupa biota laut indah dan menarik.
Pantai Drini mudah dijangkau merupakan salah satu pantai cantik dengan sarpras lengkap seperti penginapan, masjid, kios makanan dan minumun, sampai area parkir yang luas. Terdapat Pulau Drini tempat dimana pengunjung bisa mendokumentasikan suasana pantai dari atas bukit karang, sedangkan spot wisata snorkeling Gunungkidul tepat di sebelah timur pulau ini. Di sisi lain terdapat deretan perahu tradisional, TPI, dan aktivitas para nelayan. Pantai yang komplit baik sarpras, lokasi strategis akses mudah dijangkau, aneka menu ikan segar, berbagai view menarik, pulau yang indah, pelabuhan nelayan tradisional, dan petualangan seru snorkeling dalam satu kawasan.
Berminat merasakan sensasi snorkeling Pantai Drini di Gunungkidul Yogyakarta dengan fasilitas alat lengkap sekaligus foto dokumentasi underwater? Hubungi kontak di bio akun berikut:
Logo City Branding Gunungkidul Handayani resmi dilaunching bertepatan dengan Hari Jadi ke-184 Kabupaten Gunungkidul tanggal 27 Mei 2015 yang lalu. City Branding Gunungkidul merupakan identitas visual yang menggambarkan kekhasan potensi, sejarah, karakter, dan budaya masyarakat setempat karya pemenang sayembara yang diselenggarakan Bappeda mulai awal Februari s/d pertengahan Maret 2015.
City Branding atau Brand Places merupakan strategi dari suatu tempat atau daerah untuk membuat positioning yang kuat sebagai alat promosi dan penguatan akan target market, seperti layaknya positioning sebuah produk atau jasa, sehingga tempat atau daerah tersebut dapat dikenal di seluruh dunia. Contoh daerah lain seperti: Bandung dengan “BDG”, Kota Jakarta “Enjoy Jakarta”, Bali “Bali shanti shanti shanti”, Pekalongan “World’s city of batik”, Solo “Solo the spirit of Java”, Jogja “Jogja Istimewa”, Bantul “Bantul the harmony of nature and culture”, atau Kulonprogo dengan “Kulonprogo the jewel of Java”.
Aplikasi bentuk dan warna dari logotype, ambigram dan tagline seperti dalam slide Panduan Penerapan dan Penggunaan Logo Gunungkidul Handayani berikut:
Telaga Jonge terletak di Padukuhan Jonge Desa Pacarejo Kecamatan Semanu Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Koordinat GPS S8°0'38" E110°37'31" peta lokasi dan rute dari Jogja lihat di akhir posting. Alternatif tujuan wisata Gunungkidul selain pantai, goa, air terjun, dan gunung.
Telaga Jonge cocok untuk wisata keluarga sekaligus tempat transit melepas lelah bagi pengunjung setelah melakukan perjalanana jauh menikmati
suasana teduh dan asri. Tak jarang beberapa pengunjung juga meluangkan waktu dengan memancing. Memiliki luas ± 2 hektar dikelilingi hutan buatan dengan pepohonan besar yang rindang dan dekat perkampungan warga. Beberapa fasilitas sudah tersedia seperti warung makanan dan minuman maupun gardu peristirahatan atau tempat berteduh. Setahun sekali warga setempat melaksanakan Bersih Telaga Jonge yaitu tradisi tahunan untuk melestarikan budaya turun temurun sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan sumber alam terutama air telaga yang abadi atau sampai saat ini tak pernah surut.
Tak jauh dari Telaga Jonge tepatnya di arah timur terdapat kawasan wisata Kalisuci dan arah tenggara adalah kawasan wisata Goa Jomblang - Goa Grubug. Jika berkunjung di kedua obwis tersebut, jangan lupa mampir sekaligus menikmati suasana damai nan indah tempat ini.
Rute dari Jogja : Jogja » Jl. Wonosari » Piyungan » Bukit Patuk atau Bukit Bintang » Sambipitu » Lanud TNI AU Gading » Siyono » Alun-alun Wonosari » Pasar Argosari Wonosari » Proliman Baleharjo lurus » Perempatan Ring Road Timur lurus » Jl Wonosari-Semanu » Pertigaan timur Gardu Induk PLN ke kanan » Pertigaan Pasar Wage ke kanan » Telaga Jonge
Rute II : Jogja » Jl. Wonosari » Piyungan » Bukit Patuk atau Bukit Bintang » Sambipitu » Lanud TNI AU Gading » Siyono » Alun-alun Wonosari » Jalan Baron » Lapangan Karangrejek » Perempatan ke kiri lihat papan petunjuk menuju Wisata Kalisuci » Perempatan ke kanan » Pertigaan ke kiri arah Padukuhan Wilayu » Telaga Jonge
Embung Gunung Panggung atau Embung Tambakromo terletak di Padukuhan Klepu Desa Tambakromo Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta, Koordinat GPS S7°54'31.3" E110°46'10.6" Lihat Peta Lokasi Embung Gunung Panggung Tambakromo via Google maps dan rute dari Jogja menuju lokasi di akhir posting.
Lokasi Embung Gunung Panggung atau Embung Tambakromo ada di atas perbukitan perbatasan antara Kecamatan Semin di sebelah Utara, Kecamatan Ponjong di sebelah Barat dan Selatan, serta Kabupaten Wonogiri di sisi Timur. Di puncak dan sekitar kawasan embung, Waduk Gajah Mungkur maupun wilayah Wonogiri jaraknya terlihat sangat dekat dan indah.
Menyenangkan, menikmati panorama alam kawasan di bawahnya dengan berbagai spot dan view menarik untuk didokumentasikan, tak kalah indah dibanding wisata embung Gunungkidul lainnya. Jalan menuju lokasi relatif mudah dijangkau dan aman. Perlu berjalan kaki ± 200 meter naik ke atas bukit dari area parkir. Saat tulisan ini kami posting, kawasan masih dalam tahap pembangunan fasilitas pendukung.
Rute dari Jogja : Jogja » Jl. Wonosari » Piyungan » Bukit Patuk atau Bukit Bintang » Sambipitu » Lanud TNI AU Gading » Siyono » Alun-alun Wonosari » Pertigaan Bangjo Branang » Selang » Wiladeg » Pertigaan Kelor lurus » Perempatan Srimpi lurus » Pertigaan Jalan Mati lurus » Proliman Ponjong belok kiri arah Sumbergiri » SMK Muh Ponjong » Balai Desa Sumbergiri » Pertigaan Sawahan ke kanan » Balai Desa Tambakromo » Pertigaan Sebelum Pasar Jimbaran ke kiri » Masjid Al Ikhlas Klepu » Embung Gunung Panggung atau Embung Tambakromo
Selain dikenal memiliki obyek wisata beragam yang indah, Gunungkidul juga menyimpan potensi lain untuk dikunjungi yaitu sentra atau pusat kerajinan batu mulia - batu akik di Desa Sawahan, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Jogja. Potensi kerajinan batu mulia terdapat di Padukuhan Plarung, Sendang I, Sendang II, Tengger, Jatisari, Sawur, dan Sawahan.
Batu mulia Gunungkidul di Desa Sawahan Ponjong ada berbagai jenis yaitu panca warna, red Sawahan, jasper, kalsedon, lumut merah, lumut hijau, ginggang, fosil kayu sempu, fosil kayu aren dll. Panca warna dan red Sawahan adalah batu akik asli daerah ini yang cukup populer dan digemari.
Akik Sawahan kini menjadi icon batu mulia asli Gunungkidul. Show room batu mulia Sawahan selesai dibangun, yaitu gallery tempat memajang aneka batu bongkahan maupun akik jadi hasil polesan pengrajin setempat. Akses menuju lokasi tidak sulit, selain jalan utama mulus kita juga bisa menikmati keindahan bukit karst dan panorama hijau pemandangan di sepanjang perjalanan.
Rute dari Kota Jogja : Yogyakarta » Jl. Wonosari » Piyungan » Bukit Patuk atau Bukit Bintang » Sambipitu » Lanud TNI AU Gading » Siyono » Alun-alun Wonosari » Pertigaan Bangjo Branang » Selang » Wiladeg » Pertigaan Kelor lurus » Perempatan Srimpi lurus » Pertigaan Jalan Mati lurus » Proliman Ponjong belok kiri arah Sumbergiri » SMK Muh Ponjong » Balai Desa Sumbergiri » Desa Sawahan
Peta Lokasi Sentra Batu Mulia Sawahan Gunungkidul Jogja
Gunungkidul merupakan salah satu dari 5 (lima) kabupaten - kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jarak aksesibilitas dari Kota Jogja ± 40 km2 arah Tenggara, dengan lokasi ibukota di Wonosari. Memiliki luas wilayah ± 1.485,36 km2 atau ± 46,63% luas wilayah DIY, dan garis pantai ± 70 km. Posisi koordinat antara 7°46' LS - 8°09' LS dan 110°21' BT - 110°50' BT. Berbatasan dengan Kabupaten Klaten dan Sukoharjo Jawa Tengah di sebelah Utara, Kabupaten Bantul dan Sleman di Barat, Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah di Timur dan Samudera Hindia di sebelah Selatan.
Aset unggulan pariwisata Gunungkidul hampir tak terbatas, sangat banyak jumlahnya dan beragam jenisnya, meliputi:
Wisata Pantai Gunungkidul
Dari 50 lebih lokasi pantai, ada 11 yang dikelola secara resmi oleh Pemerintah Daerah sampai saat ini: Ngrenehan, Ngobaran, Nguyahan, Baron, Kukup, Drini, Krakal, Sundak, Siung, Wediombo, dan Sadeng. Sedangkan pantai-pantai lain mengedepankan pemberdayaan masyarakat, dikelola oleh Pokdarwis dan masyarakat setempat.
Wisata Hutan
Hutan Wanagama, Wonosadi, Bunder atau Taman Hutan Rakyat (Tahura), Lindung, Kalikidul, Wana Wisata, Watu Payung, Nampu, Linggomanik, Hutan Rakyat Klepu dan Nglanggeran, Sodong, dan Hutan Tawarsari.
Wisata Gunung dan Bukit
Terdiri dari kawasan Karst Gunung Sewu, Patuk atau Hargodumilah atau Bukit Bintang, Butak, Nglanggeran, Gentong, Tumpang, Batugede, Watujoli, Gambar, Bagus, Tutup, Panggung, Kendil, dan Gunung Batur.
Wisata Sungai dan Air Terjun
Meliputi Air Terjun Jurug Gede, Jurug Banyu Nibo, Jurug Taman Sari, Kedung Kembang, Kedung Kandang, Air Terjun Banyu Nibo, Air Terjun Sri Gethuk, Sungai Oya di berbagai wilayah, Sungai Klayar, Sungai Beton, DAM Payaman - Ngerco.
Wisata Goa Gunungkidul
Goa yang sudah berkembang diantaranya Goa Pindul, Kalisuci, Jomblang dan Grubug, Cokro dan Gremeng, Jlamprong, Sinden, Ngingrong, Cerme, Songgilap, Glatik, Rancang Kencono, Senen.
Kawasan Wisata Minat Khusus
Segmen Karst Kalisuci, Pindul, Lembah Karst Mulo, Parangracuk, Kukup, Siung, Timang, Wediombo, Nglanggeran, Bengawan Solo Purba, Wanagama.
Wisata Pendidikan
Karst Pegunungan Sewu, berbagai Geo Site di kawasan Geopark Gunung Sewu khususnya Geo Area Gunungkidul.
Wisata Buatan
Berbagai waduk dan embung di kawasan Kebun Buah Nglanggeran, Batara Sriten, Tambakromo, Monumen Radio AURI, Monumen Gelaran Jendral Sudirman, situs-situs megalitik, penelitian biota laut, hutan lindung dll.
Wisata Budaya dan Sejarah
Sebaran warisan budaya di berbagai wilayah berupa artefak, situs, menhir, arca, candi, petilasan, sendang, makam, resan, pendopo, tugu, rumah tradisional monumen dll. Potensi tradisi dan budaya Jawa masih dijaga teguh sebagai peninggalan leluhur bangsa di 18 Kecamatan, 144 Desa, dan 1.431 Padukuhan dengan ciri khas masing-masing.
Wisata Kuliner Gunungkidul
Makanan khas Gunungkidul berupa thiwul, sayur lombok ijo, ikan laut, ikan air tawar, belalang goreng atau bacem, camilan hasil laut, Berkat atau Brekat Dalem yaitu nasi uduk, sayur, lauk, dan ingkung ayam jantan Jawa biasa dihidangkan dalam acara bersih desa dan upacara-upacara tradisi, emping jagung, kripik tales, pathilo (seperti renginang terbuat dari ketela), lempeng, krecek, dan berbagai makanan lain dengan bahan baku dari ketela.
Pantai Baron dan Pantai Kukup merupakan pusat souvenir, kuliner, dan camilan hasil laut terbesar di Gunungkidul. Rasanya belum lengkap mengeksplorasi berbagai tempat wisata tanpa mampir di Pantai Baron atau Kukup. Ada sisi lain dari kedua pantai yang tidak atau belum dimiliki wisata pantai Gunungkidul lainnya. Keduanya merupakan pantai paling awal dibuka secara resmi dan cukup dikenal khususnya di Jogja dan Jawa Tengah bahkan sebelum kawasan Indrayanti berkembang seperti saat ini. Sarana prasarana tersedia lengkap dibanding pantai lain yaitu lahan parkir luas, tempat ibadah, penginapan, hotel, warung makanan dan minuman, serta kios-kios yang menjual mainan anak dan pakaian pantai.
Souvenir Gunungkidul di Pantai Baron dan Kukup berbahan dasar cangkang kerang atau bekas binatang laut yang terdampar diolah menjadi hiasan dinding, kap lampu, tirai, bingkai foto, dan berbagai bentuk unik lainnya. Camilan hasil laut seperti udang goreng, cumi goreng, keripik rumput laut, rempeyek jingking, rempeyek udang rebon, dll. Banyak warung makan menyediakan menu ikan laut segar. Sedangkan kios-kios lain menawarkan berbagai jenis dagangan seperti celana, kaos, topi, aksesoris, dan kain pantai untuk anak, remaja, dan dewasa.
Nah jangan lewatkan menikmati kuliner dan membawa oleh-oleh khas Gunungkidul berupa souvenir dan camilan hasil laut di Pantai Baron atau Pantai Kukup saat Anda berkunjung dan berwisata di kabupaten terluas di Daerah Istimewa Yogyakarta ini. Hmm . . . asyiknya jalan-jalan di Gunungkidul
Pantai Watu Kodok atau tertulis juga Watukodok terletak di Desa Kemadang Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta, Koordinat GPS S8°8'15" E110°34'27" Lihat Peta Pantai Watu Kodok via Google maps dan rute dari Jogja di akhir posting.
Nama Pantai Watu Kodok berasal dari watu ndodok (jongkok) karena pada zaman Perang Dunia II sekitar tahun 1949 digunakan sebagai tempat nongkrong serdadu Belanda sekaligus tempat pengungsian warga Gunungkidul. Memiliki sebutan lain Watu Kopen ketika tempat ini digunakan memanaskan makanan tentara Belanda saat itu. Setelah Belanda meninggalkan lokasi, dua warga setempat yaitu Kerto Kliwon dan Setro Semang membuka lahan dan menjadi penghuni awal kawasan Pantai Watu Kodok.
Watu Kodok memiliki panjang garis pantai ± 600 meter, berpasir putih, dengan beberapa fasilitas seperti warung makanan dan minuman, kamar mandi, parkir, dan gubug peristirahatan. Pemandangan Pantai Watu Kodok tidak kalah indah dibanding pantai-pantai Gunungkidul lainnya. Memiliki garis pantai yang panjang, kawasan inicocok untuk camping.
Rute Pantai Watu Kodok dari Jogja : Jogja » Jalan Wonosari » Piyungan » Bukit Bintang atau Bukit Patuk » Sambipitu » Tahura Bunder » Lanud TNI AU Gading Wonosari » Logandeng » Siyono » Alun-alun Wonosari » Jalan Baron » Pertigaan Mulo lurus » SMKN 1 Tanjungsari » Pos Retribusi » Pertigaan sebelum masuk kawasan Pantai Baron atau Bak Air Minum ke kiri menanjak » Pertigaan sebelum masuk Pantai Kukup ke kiri » Pertigaan masuk Pantai Sepanjang lurus » Perempatan ke kanan lihat petunjuk masuk Lokasi Pantai Watu Kodok
Rute II :
Jogja » Jalan Wonosari » Piyungan » Bukit Bintang atau Bukit Patuk » Sambipitu » Tahura Bunder » Bangjo Pertigaan setelah Lanud TNI AU Gading ke kanan arah Playen » Pasar Playen menuju arah Paliyan » Pasar Paliyan ke kiri » Pertigaan Polsek Paliyan ke kanan » Puslatpur TNI AD » Telaga Namberan » Pertigaan Pasar Trowono ke kiri » Pucung Desa Planjan Saptosari » Pertigaan SMPN 2 Paliyan ke kanan » Jalan Raya Pantai Selatan » Pertigaan sebelum masuk kawasan Pantai Baron ke arah timur » Pertigaan Bak Air Minum ke kanan » Pertigaan sebelum masuk Pantai Kukup ke kiri » Pertigaan masuk Pantai Sepanjang lurus » Perempatan ke kanan lihat petunjuk masuk Lokasi Pantai Watu Kodok
Rute III : :
Jogja » Imogiri » Panggang » Paliyan » Pertigaan Polsek Paliyan ke kanan » Puslatpur TNI AD » Telaga Namberan » Pertigaan Pasar Trowono ke kiri » Pucung Desa Planjan Saptosari » Pertigaan SMPN 2 Paliyan ke kanan » Jalan Raya Pantai Selatan » Pertigaan sebelum masuk kawasan Pantai Baron ke arah timur » Pertigaan Bak Air Minum ke kanan » Pertigaan sebelum masuk Pantai Kukup ke kiri » Pertigaan masuk Pantai Sepanjang lurus » Perempatan ke kanan lihat petunjuk masuk Lokasi Pantai Watu Kodok